Skip to main content
ganggang laut

Mengenal Sejarah dan Fungsi dari Ganggang Laut

Fungsi Ganggang Laut – ganggang laut atau yang biasa disebut dengan rumput laut yang merupakan salah satu sumber daya hayati yang terdapat di daerah pesisir dan laut. istilah “rumput laut” adalah rancu yang secara botani dikarenakan dapat dipakai untuk dua kelompok yaitu “tumbuhan” yang berbeda.

Dalam bahasa Indonesia istilah dari gulma laut atau Rumput laut adalah anggota dari kelompok vegetasi  yang dikenal sebagai alga (ganggang) yang mempunyai sumber daya yang biasanya dapat ditemui di perairan yang berasosiasi dengan keberadaan ekosistem dengan terumbu karang.

Selain hidupnya yang bebas di alam, beberapa jenis ganggang laut juga banyak dibudidayakan oleh sebagian masyarakat pesisir Indonesia. Contohnya jenis ganggang laut yang banyak dibudidayakan di antaranya adalah Euchema cottoni dan Gracilaria spp, beberapa daerah dan pulau di Indonesia.

Sejarah Ganggang Laut

Fungsi Ganggang Laut  sudah populer sejak zaman dahulu. Sejak 300 tahun sebelum masehi ganggang laut telah dikonsumsi di bagian Asia timur sebagai lauk sehari-hari, dan untuk mengobati beberapa penyakit. Sementara itu kebudayaan bangsa Romawi memanfaatkannya untuk mengobati luka seperti luka bakar dan ruam pada kulit.

Secara botani yang dimaksud dengan rumput laut adalah, sekelompok tumbuhan sejati anggota kelompok dari monokotil yang telah beradaptasi dengan air laut. bahkan tergantung pada lingkungan ini, namun kurang berarti secara sudut pandang ekonomi bagi manusia, tetapi padang lamun menjadi tempat hidup yang disukai Turis.

Referensi : masjawa.com

Berikut adalah jenis ganggang laut atau rumput laut yang dapat dikonsumsi

  • Nori: ganggang merah yang kemudian diolah menjadi lembaran-lembaran kering dan sering digunakan untuk menggulung sushi (makanan jepang)
  • Sea lettuce: Nori hijau yang berbentuk menyerupai daun selada, bisa dimakan mentah-mentah dalam hidangan salad atau dimasak untuk campuran sup
  • Kelp: Kelp adalah ganggang laut berwarna cokelat yang dapat diolah dan dikeringkan menjadi lembaran. Sering juga digunakan oleh masyarakat sebagai bahan baku mie bebas gluten
  • Kombu: Kombu adalah sejenis rumput laut yang mempunyai rasa yang kuat dan biasa digunakan untuk kaldu sup.
  • Arame: Arama jenis rumput laut yang mempunyai rasa ringan , manis dan tekstur nya yang kuat. Jenis rumput laut dari Arame ini dapat diolah untuk berbagai hidangan.
  • Wakame: Ganggang yang mempunyai warna coklat ini yang biasa digunakan untuk membuat salad rumput laut segar dan juga bisa di masak untuk sup atau di rebus.
  • Dulse: Ganggang laut merah yang satu ini memiliki tekstur yang lembut dan lebih kenyal. Rumput laut jenis ini digunakan untuk menambah rasa ke berbagai hidangan atau dimakan sebagai cemilan kering.

Rumput laut merupakan bagian dari keluarga ganggang multi sel yang mencakup ganggang hijau dan gangga merah. Selama berabad-abad rumput laut ini menjadi primadona untuk bahan obat-obatan dan makanan dikarenakan kandungan yang terdapat pada ganggang laut kaya akan gizi dan protein.

Ganggang laut atau rumput laut biasanya dapat hidup di atas substrat pasir dan karang yang sudah mati, di beberapa daerah pantai di bagian selatan Jawa dan pantai barat seperti Sumatera, Ganggang laut dapat ditemukan hidup di atas karang-karang terjal yang fungsinya melindungi pantai dari deburan ombak laut.

Di pantai daerah Selatan Jawa Barat dan Banten contohnya, Ganggang laut dapat di jumpai di sekitar pantai santolo dan Sayang heulang di daerah Kabupaten garut atau di daerah Ujung kulon Kabupaten Pandeglang, sementara di daerah pantai barat Sumatera ganggang laut dapat dijumpai di pesisir barat Provinsi lampung sampai pesisir Sumatera Utara dan Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *