Skip to main content
sewa mobil malang batu

Angkor Wat, Sebuah Surga di Bumi

Angkor Wat, secara kiasan mempunyai arti surga di bumi. Ini adalah representasi duniawi dari Gunung Meru, Gunung Olympus dari agama Hindu dan tempat tinggal dewa-dewa kuno. ‘Kuil itu adalah kota’, Angkor Wat adalah perpaduan sempurna dari ambisi kreatif dan pengabdian spiritual. Para raja-raja Kamboja dari zaman dahulu masing-masing berusaha untuk memperbaiki struktur nenek moyang mereka baik dalam ukuran, skala dan simetri, memuncak dalam apa yang diyakini sebagai bangunan keagamaan terbesar di dunia, ibu dari semua kuil, Angkor Wat.

Kuil ini adalah jantung dan jiwa dari Kamboja. Tempat ini adalah simbol nasional, episentrum peradaban Khmer dan sumber kebanggaan nasional yang tiada duanya. Melayang ke langit dan dikelilingi oleh parit yang akan membuat kastil-kastil Eropa tidak ada apa-apanya. Angkor Wat tidak pernah ditinggalkan oleh warga disana dan telah digunakan secara terus menerus sejak dibangun.

Angkor Wat sangat unik. Tempat ini adalah perpaduan spiritualitas dan simetri yang menakjubkan, sebuah contoh abadi kesetiaan manusia kepada dewa-dewanya. Nikmati pandangan pertama anda, karena momen yang menggelitik akan terjadi ketika pesona kuil ini menghantam sanubari anda. Ini adalah kuil terbaik yang diawetkan di Angkor, dan kunjungan berulang selalu saja menemui hal yang baru yang belum diketahui sebelumnya.

Ada banyak hal yang unik di Angkor Wat. Fakta yang paling signifikan adalah bahwa kuil itu berorientasi ke barat. Secara simbolis, barat adalah arah kematian. Fakta ini yang pernah menimbulkan opini kepada sejumlah besar sarjana untuk menyimpulkan bahwa Angkor Wat berfungsi sebagai makam. Gagasan ini didukung oleh fakta bahwa relief candi yang luar biasa dirancang untuk dilihat dari arah berlawanan arah jarum jam, sebuah praktik yang memiliki preseden dalam upacara pemakaman Hindu kuno. Vishnu, bagaimanapun, juga sering dikaitkan dengan barat, dan sekarang diterima secara umum bahwa Angkor Wat kemungkinan besar berfungsi sebagai kuil dan sebagai makam bagi Suryavarman II.

Angkor Wat terkenal dengan apsaranya yang mempesona (nimfa surgawi). Hampir 2.000 bidadari diukir di dinding Angkor Wat, masing-masing adalah unik, dan ada 37 gaya rambut yang berbeda untuk dilihat disana. Banyak dari apsara yang indah ini telah rusak oleh kotoran kelelawar dan air kencing yang berabad-abad, tetapi sekarang mereka sedang dipulihkan oleh Proyek Konservasi Apsara Jerman.

Luangkan setidaknya dua jam untuk kunjungan ke Angkor Wat dan rencanakan setengah hari jika anda ingin menguraikan cerita dibalik relief dengan pemandu wisata dan naik ke Bakan, yaitu sebuah tingkat di atas, yang terbuka untuk pengunjung dengan sistem tiket berjangka waktu. Jalan lintas barat saat ini ditutup untuk pengunjung untuk renovasi luas dan akses yang bisa dilalui adalah melalui ponton terapung, yang telah menjadi objek wisata lokal itu sendiri. Dan untuk menuju kesana anda tidak bisa mencapainya dengan sewa mobil Malang Batu karena Angkor Wat bukan berada di Indonesia namun nun di negara tetangga Kamboja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *